Sabang, 31 Agustus 2026 – Mahkamah Syar’iyah Sabang melaksanakan apel rutin Senin pagi pada Senin, 31 Agustus 2026, bertempat di halaman Kantor Mahkamah Syar’iyah Sabang. Apel dipimpin oleh Hakim Mahkamah Syar’iyah Sabang, Siti Adelia Pratiwi, S.H., dan diikuti oleh seluruh pegawai Mahkamah Syar’iyah Sabang.
Dalam amanatnya, Siti Adelia Pratiwi menyampaikan ucapan selamat kembali bekerja kepada seluruh pegawai. Beliau mengajak seluruh aparatur untuk mengawali hari dan pekan kerja dengan semangat serta kesiapan dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab masing-masing.
Beliau menyampaikan bahwa semangat dalam bekerja perlu terus dijaga agar setiap tugas yang diberikan dapat dilaksanakan dengan baik dan memberikan hasil yang optimal.
“Selamat kembali bekerja. Mari kita awali pagi ini dengan semangat dan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya,” ujar Siti Adelia Pratiwi.
Selain memberikan motivasi, dalam amanatnya beliau juga mengingatkan seluruh pegawai untuk senantiasa mematuhi peraturan dan ketentuan yang berlaku di lingkungan Mahkamah Syar’iyah Sabang.
Kepatuhan terhadap peraturan merupakan salah satu bentuk kedisiplinan dan tanggung jawab setiap aparatur dalam menjalankan tugas. Dengan disiplin dan menaati ketentuan yang berlaku, diharapkan pelaksanaan pekerjaan dapat berjalan tertib, efektif, dan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
Lebih lanjut, seluruh pegawai diharapkan dapat terus menjaga kedisiplinan, kekompakan, serta meningkatkan tanggung jawab dalam melaksanakan tugas. Setiap aparatur juga diharapkan mampu memberikan kontribusi terbaik sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing.
Semangat kerja dan kedisiplinan tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung terwujudnya pelayanan yang optimal kepada masyarakat pencari keadilan.
Apel Senin pagi berlangsung dengan tertib dan lancar. Kegiatan ini menjadi momentum bagi seluruh pegawai Mahkamah Syar’iyah Sabang untuk mengawali pekan dengan semangat baru, meningkatkan kedisiplinan, serta berkomitmen memberikan kinerja dan pelayanan terbaik.
Mahkamah Syar'iyah Sabang Menuju Peradilan yang Agung


